SPIRITUAL ATTITUDE
SPIRITUAL ATTITUDE
"Bahaya Sabotase Hati, Spiritual Attitude"
Sumber : Buku
Cipta : Ev. Mikhael Iin Tjipto
Spiritual Attitude adalah sikap Ilahi yang membawa kepada terobosan dan kemuliaan.
1. Berjaga-jaga dan tidak mudah puas diri
Amsal 1:32 MSG
Ketidakpedulian dan kelalaian akan Firman Tuhan sangatlah bahaya.
Karena kerinduan Tuhan ialah ingin menunjukkan kemuliaan Nya kepada kita dan Tuhan mau kita berjaga-jaga kerena waktuNya sudah di penghujung akhir Jaman.
Janganlah biarkan diri kita menjadi seorang yang lalai dalam hal kecil maupun besar.
Ketidakpedulian dan kelalaian itu membunuh. Tidak perduli dengan apa yang terjadi dengan dunia, tidak perduli dengan Firman Tuhan, sangatlah berbahaya, bertolak belakang dengan apa yang Tuhan sedang mau kerjakan dalam hidup kita.
2. Cara mendengar yang tepat dan teliti
Luk 8:18; Mat 13:12
- singkirkan trauma dan semua pendapat yang menyangkal
- belajar untuk tidak sibuk dengan diri sendiri
- masalah dan kekuatiran itu seperti benih yang jatuh di jalan.
- harus melatih diri kita dan mendalami hal-hal yang harus dipelajari (Belajar)
"Caramu mendengar akan menentukan apakah engkau mempunyai sehingga dapat terus diberi atau membuatmu tidak mempunya apa-apa, bahkan apa yang engkau kita punyak akan diambil darimu"
"Dengan siapa saudara tumbuh, bergaul, dan berteman itu menentukan apakah saudara dapat mendengar sehingga saudara bertumbuh dan berbuah"
Orang yang pahit akan menarik orang yang pahit juga, begitu pula orang yang gagal akan menarik yang sejenisnya, yang juga gagal. Tapi kalau kita bergaul dan berteman dengan mereka yang kita bisa belajar karena mereka lebih berpengalaman dan lebih tua, kita bisa belajar banyak hal dalam hidup ini.
"Keberhasilan tidak dapat diraih tanpa saudara mengerti Value atau nilai-nilai kehidupan".
3. Mencintai kebenaran
2 Tesalonika 2:9-11; 1 Samuel 13:8-13
- Belajar untuk mengenali dan mendalami kebenaran, bahkan mencari kebenaran di sepanjang hari.
"Detik engkau tidak mencintai kebenaran, detik itu engkau menerima dusta yang membuatmu tersesat dari destiny Tuhan"
4. Menahan dan mengalahkan kekuatan musuh
Luk 10:19-20; Mat 16:17-19
Jika kita mencintai kebenaran, maka spiritual Attitude adalah engkau akan punya kuasa untuk menahan semua yang membahayakan.
Kita perlu masuk kedalam keintiman sampai kita menerima kekuatan, otoritas, dan menerima energi yang tak terbatas.
5. Tak terhentikan oleh keadaan apapun
Mat 15:22-28
Spiritual Attitude membuat kerinduan, iman, desakan Cinta membawa kita terus berdoa, menari, dan mencariNya sekalipun Ia tidak menjawab.
Kalau saudara memiliki spritual Attitude maka saat engkau dibanting ke bawah akan membuatmu semakin tinggi ke atas.
6. Mengerti Protokuler
Lukas 7:1-10
Kalau saudara ingin tinggal dan masuk ke dalam jajaran kerajaanNya, mau tidak mau, suka tidak suka saudara harus belajar dan mengerti protokuler.
Mengerti protokuler adalah wajib bagi mereka yang akan tinggal di istana Raja, bagi mereka yang akan tinggal dekat denganNya, bagi para pewaris Kerajaan. Protokuler adalah standar Rohani.
7. Tidak merepotkan Tuhan, percaya Saja.
Belajar banyak hal lebih lagi, mengembangkan semua yang ada padamu, yang Tuhan percayakan.
Belajar untuk tidak menjadi kanak-kanak Rohani yang merepotkan Tuhan, tapi yang mengerti, kenal, dan menjadi kawan sekerja Tuhan yang membantu Tuhan, yang mengerti satu kata dari ucapanNya dan meringankan pekerjaanNya.
8. Memilih yang Tepat, bukan yang mudah.
Yoh 6:14-15
Lebih memilih fungsi dari kursi.
Jalan salib adalah jalan dimana engkau memilih mencintai Tuhan diatas segala-galanya, memilih menjadi berkat bagi orang-orang yang membutuhkan, kerja keras, berani bayar harga, berani menderita, berani berkorban.
9. Mengenali dan mengembangkan setiap benih
Markus 6:38-44
Tuhan memberi kita benih bahkan tidak hanya 1. Tapi semua membutuhkan kesungguhan hati dan keseriusan untuk mengembangkan satu benih yang Tuhan sudah beri, maka Ia akan dengan serius memberkati saudara.
10. Hidup hanya bagi Tuhan
Fil 1:21
Belajar untuk berani menolak kedagingan yang kita miliki.
Hidup bagi Kristus adalah pilihan bagi kita semua setiap hari, setiap menit, dan setiap detik.
Serahkan semua kehidupan kita kepada Roh Kudus.
Dibutuhkan spritual Attitude untuk menjadi seorang yang lebih dari pemenang.
Sabotase Hati
Benih yang iblis tanam akan mematikan semua kemampuan Ilahi dalam dirimu. Jika engkau tidak memberi kesempatan sedikitpun kepada iblis, maka iblis tidak dapat menyentuhmu karena ada perlindungan Tuhan, ada urapanNya sehingga membuat iblis tidak dapat sentuh kita.
Belajar untuk memiliki respon yang benar, jangan sampai hari kita sendiri menyabotase hidup kita, sehingga kita menjadi seorang penjahat atau apapun itu.
Yang mensabotase kemampuanmu, destinymu, masa depanmu bukan iblis atau orang lain, tapi hatimu sendiri.
Sabotase hati adalah saat iblis cukup suntikkan satu hal tidak percaya dan engkau menangkapnya, maka itu akan membuat karaktermu berubah, destinymu berhenti karena Alkitab berkata apapun yang kamu perbuat kalau kamu tidak percaya adalah dosa.
Membentuk spiritual Attitude sering lewat kesendirian...
Itu membuat kita menjalani
waktu dan hari bersamaNya
Merenda karakter yang kadang menyesakkan
Adalah sesuatu yang Dia tunggu sejak lama...
Karena keheningan membuat suara nyanyian-Nya
Terdengar sangat indah...
Suara cerita-Nya membuat hati kita menikmati...
Keheningan membuat hati kita mendengar
Suara tanpa kata yang berdenyut di hati-nya..
Spiritual Attitude ujungnya adalah
Sehati sederas sepakat dengan sang Raja
Pembentukan dan penderitaan di bumi
Berarti kepenuhan ilahi di surga...
Sebab tangan cinta-Nya mengukir dengan indahnya
Hari demi hari...
Suara kecapi kita naik memenuhi surga
Dan Auman kita menggentarkan iblis
Bahkan urapan Roh Kudus dan iman serta pelayanan kita
Bercerita tentang jalan kehidupan-Nya
Hingga hati kita penuh hasrat akan lawatan...
Menangkap sungguh denyut hati-Nya...
Menjadi sahabat...
Ya menjadi kekasih...
Menjadi dewasa, menjadi panglima, raja, imam, pekerja, mempelai, pilar sejati, dan bisa dipercaya...
Penulis Artikel: Brainly fernando Yeremia M
Komentar
Posting Komentar